Selamat Datang Di " Full Motivasi Diri " Kritik Saran dan Komentar ditunggu Are You Ready.....???

Selasa, 17 Februari 2009

BUANGLAH "ANDAI SAJA "


ANDAI SAJA SAYA DULU TIDAK MELAKUKANNYA “
“ANDAI SAJA INI TIDAK PERNAH TERJADI “
“ANDAI SAJA…………. ANDAI SAJA…………. ”


Hampir semua diantara kita pernah mengalami paling sedikit satu insiden masa lalu yang ingin kita hapus atau kita ubah. Kita menerima kenyataan bahwa ini semua mustahil dan dengan demikian kita hidup dibawah perasaan bersalah dan atau penyesalan. Tetapi hal itu tidak selalu benar (bukan karena kita diberikan kesempatan kedua, atau mungkin kejadian yang lalu bisa kita ulang lagi), itu semua mungkin apa yang anda lakukan atau apa yang anda biarkan tidak dilakukan tidak seburuk yang anda pikirkan.

Ini semua mungkin berkembang dari pembentukan watak di masa kanak-kanak menyebabkan keyakinan tertanam dalam-dalam pada pikiran anda yang tidak benar.
Selama anda memegang teguh keyakinan, maka keyakinan itu benar, sejauh anda punya kepentingan. Keyakinan yang berlebihan itulah yang akan membuat anda menjadi korban akibat peristiwa itu sendiri.

Keyakinan mengenai masa lalu mempunyai pengaruh yang sangat menentukan terhadap kehidupan kita dimasa sekarang. Kalau keyakinan itu bersifat negatif kita bisa mengubahnya, dengan refleksi dan pengertian.
Walaupun dengan demikian semua itu tidak mudah, karena anda telah “dicap” dan dengan demikian anda berlaku dengan cara yang membuat keyakinan tambah kuat mengenai diri sendiri walaupun itu tidak benar.

Dengan demikian, bila seseorang memikirkan bahwa merasa dirinya tidak penting, tidak popular dan tidak punya teman, akan berlaku menurut keyakinannya tersebut. Pemikiran mengenai masa lalu akan selalu terpusat pada aspek-aspek kehidupannya, dan akibatnya mereka tidak akan punya teman, tidak popular dan juga tidak penting.

Jadi pada intinya kontrol atas pemikiran seseorang sangat penting dalam semua bidang kehidupan. Sifat orang yang terus menerus mengingat masa lalunya dan membenamkan dirinya dalam pemikiran yang negatif, akan bisa dirubah seluruhnya apabila orang itu mau mengingat hal-hal positif dan memusatkan perhatiannya pada hal-hal itu.

Kita banyak menjumpai orang –orang yang punya keyakinan bahwa pendapatnya paling benar, kalau ada masukan atau pendapat lain yang sekiranya tidak sependapat atau berlawanan dengan pendapat itu, mungkin tidak akan diperhatikannya. Juga kadang kita jumpai orang dewasa akan meremehkan anak-anak, mungkin secara tidak disadari, dengan akibat yang tidak terlupakan.

Menaruh perhatian terlalu banyak pada suatu masalah, tidak menyebabkan masalah itu lebih mudah dipecahkan.Mengalihkan pikiran sama sekali dari masalah dan memilih aspek yang positif dari kehidupan seseorang untuk dijadikan pusat perhatian mungkin jauh lebih efektif.

Bagaimana dengan anda, pernahkan mengalami seperti ini ? mari kita diskusikan dan tinggalkan pendapat anda si sini.

Salam sukses.

2 komentar:

  1. menaruh perhatian pada masalah akan menyebabkan stres. Jika menghabiskan semua energi pada masalah, ... akan kehabisan tenaga untuk mencari solusi.
    Kenali masalah dan bergeraklah pada solusi positif maka akan terjadi titik balik (management kepepet)
    salam sukses
    ENDRO SUNOTO
    http://kliksumberuang.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Tul mas endro, kalu kita udah mentok paling-paling ya pasarah, tapi setiap masalah pasti ada jalan penyelesaiannya walaupun mungkin agak lama .
    Salam sukses mas

    BalasHapus